Satreskrim Polres Belitung Tangkap Pencuri HP, Uang Digunakan Untuk Pesta Miras

Pelaku Martin (27) Saat Di Giring Menuju Sel Tahanan Polres Belitung. (Jifzirifanov)

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Seorang pemuda bernama Martin (27) diringkus oleh jajaran Satreskrim Polres Belitung lantaran diduga melakukan tindak pidana pencurian tiga unit handphone di Kantor KSP Kazero yang merupakan Koperasi di Jalan Saie Desa Aik Rayak Kecamatan Tanjungpandan, Rabu (24/06/2021).

Pelaku Martin merupakan warga Jalan Martapura Desa Aik Kelubi Kecamatan Tanjungpandan. Pelaku juga seorang mantan nara pidana dari kasus pencurian sepeda motor.

Bacaan Lainnya

Kabag Ops Polres Belitung Kompol Poltak S.T Purba mengatakan, kronologis kejadian berawal pada hari Senin (14/06/2021) dini hari. Saat korban tidur, pelaku memasuki rumah korban yang merupakan kantor koperasi.

“Saat korban sedang tidur, pelaku datang ke TKP dengan cara memanjat pagar dan ternyata pintu rumah tersebut tidak terkunci. Lalu pelaku langsung masuk dan mencuri 3 unit Handphone dan pergi dari TKP tersebut,” ujar Kompol Poltak S.T Purba kepada inspirasiberita.com, Jum’at (25/06/2021).

Poltak menjelaskan, hal ini seperti sudah direncanakan oleh pelaku. Lantaran sebelum melakukan aksinya, pelaku pernah mengunjungi kantor koperasi KSP Kazero tersebut.

“Hubungan pelaku dengan korban tidak ada apa-apa, namun pelaku ini pernah berkunjung ke TKP yang merupakan koperasi,” jelasnya.

Pelaku ditangkap oleh Resmob Polres Belitung, lantaran ada seorang saksi yang melihat handphone yang mirip dengan milik korban.

“Pelaku di tangkap berawal dari penyelidikan Unit Resmob Polres Belitung yang mendapati informasi, bahwa ada saksi yang mengetahui ada handphone yang dijual ke konter hp di Jalan Pilang yang sama dengan handphone yang hilang di TKP,” kata Kompol Poltak S.T Purba.

Berdasarkan penyelidikan, Tim Unit Resmob berhasil mengantongi indentitas pelaku dan langsung melakukan penangkapan pada hari Rabu (24/06/2021) sekitar pukul 08.00 Wib di kediaman tersangka di Jalan Martapura.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 6 juta dari 3 unit handphone miliknya.

Selanjutnya, pelaku dikenakan pasal 363 KUHPidana dengan pemberatan dengan ancaman kurungan penjara paling lama 7 tahun.

“Himbauan untuk kepada masyarakat apabila istirahat malam atau tidur, sebaiknya agar mengunci pintu rumah dan mengamankan barang-barang berharga agar kejadian ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya.

Uang Curian Untuk Berpesta Poya Di Cafe

Pelaku Martin merupakan warga Jalan Martapura Desa Aik Kelubi Kecamatan Tanjungpandan. Pelaku juga seorang mantan nara pidana dari kasus pencurian sepeda motor.

Ketika diwawancarai, pelaku melakukan pencurian lantaran tidak memiliki uang untuk membeli minuman keras (Miras) jenis Tuak.

Tidak hanya membeli minuman Tuak, pelaku juga menghabiskan uang hasil penjualan handphone tersebut untuk berpesta di Cafe bersama teman-temannya.

“Iya uangnya aku belikan minum tuak, dan minum di Martapura. Terkadang minum Cafe Malam dengan kawan-kawan,” ujar Martin kepada inspirasiberita.com.

Kini akibat perbuatannya, Martin terpaksa mendekam di sel tahanan Polres Belitung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *