Suhartono Meninggal Tersengat Kabel Listrik Saat Perbaiki Atap Cafe Alba

(Tim Inafis Polres Belitung Mengawal Korban Saat Dilakukan Visum)/Jifzirifanov

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Warga Jalan Dukong Kelurahan Pangkal Lalang Kecamatan Tanjungpandan dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki bernama Suhartono (41) diatap sebuah tempat hiburan malam (THM), Rabu (30/06/2021) sekitar pukul 09.00 Wib.

Suhartono saat itu menaiki atas atap THM Cafe Alba, lantaran hendak memperbaiki seng yang bocor. Namun, tiba-tiba korban terjatuh dan pingsan diatas atap itu.

Bacaan Lainnya

“Korban ini ingin memperbaiki atap yang bocor menggunakan lem, tetapi tiba-tiba terlentang di atas seng, apakah tersengat listrik karena kabel kita tidak tahu,” ujar Hendri kepada inspirasiberita.com, Rabu (30/06/2021).

Suhartono yang merupakan warga asli setempat itu kesehariannya memang bekerja serabutan. Membantu orang yang memanggil dirinya untuk mengerjakan sesuatu.

“Memang kerjanya seperti itu dia. Buruh harian lepas, bekerja serabutan,” jelasnya.

Mayat ini ditemukan sekitar pukul 09.00 Wib oleh warga sekitar. Saat itu ada warga sekitar yang sempat mendegar bunyi ledakan. Hingga ditemukan Suhartono masih diatas atap THM tersebut.

Saat ini mayat telah dievakuasi oleh Unit Inafis Polres Belitung, dan dibawa ke RSUD H Marsidi Judono untuk dilakukan visum luar atau Visum Et Refertum.

Hasil dari pemeriksaan visum luar di RSUD H Marsidi Judono dr. Gunawan Nata Kurrahman mengatakan, pemulasaran jenazah dilakukan sekitar pukul 11.30 Wib dan ditemukan luka sengatan listrik di sekujur tubuh korban.

“Jadi hasil pemeriksaan visum luar kita menemukan suatu bagian sengatan listrik karena luka masuk dan luka keluar terlihat dari puncak sengatan kepala ubun-ubun bagian atasnya terbakar, dan luka keluarnya hangus meleleh dibagian kaki kiri diameternya 8cm,” ujar dr. Gunawan Nata Kurrahman kepada inspirasiberita.com, Rabu (30/06/2021).

Selanjutnya, ditemukan luka bakar 4 derajat pada seluruh bagian wajah, seluruh bagian leher, seluruh dada bagian depan, bahu kanan dan kiri, juga lengan tangan kanan kiri, paha dan kaki.
Ia menjelaskan, waktu kematian korban belum bisa diprediksi karena kaku mayat korban belum ditemukan, serta tanda kekerasan tidak ditemukan.

“Untuk tanda kekerasan pada tubuh korban tidak ditemukan. Saat ini korban telah dibawah ke rumah duka untuk segera dimakamkan,” pungkasnya (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *