Gubernur Babel Lakukan Diskusi Dengan Toga Dan Tomat Kabupaten Belitung

(Gubernur Babel Erzaldi Rosman saat diwawancarai wartawan usai acara diskusi, Senin (05/07/2021)/IST.Jifzirifanov)

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Fokus Diskusi Grub (FDG) dengan tema “Penguatan Kapasitas Pengurus Lembaga Keagamaan” bertempat di Green Tropical Village, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung, Senin (05/07/2021).

FDG ini dipimpin langsung oleh Gubernur Provinsi Babel  Erzaldi Rosman, dan didampingi Bupati Belitung Sahani Saleh, beserta sejumlah Ormas Keagamaan seperti MUI, NU, Muhammadiyah, dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Selain itu, dalam forum diskusi ini dihadiri juga oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bangka Belitung Tumiran Ganefo dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung Masdar Nawawi.

Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan, dalam hal ini seluruh komponen pemerintah bersama MUI melakukan forum diskusi juga bersama Bupati Belitung dan juga lembaga keagamaan termasuk lembaga adat.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan keagamaan di Belitung khususnya dan Babel pada umumnya.

“Jadi harapan kita kedepan, lembaga-lembaga keagamaan ini kapasitas manajemennya harus kita tingkatkan, kapasitas SDM juga harus ditingkatkan, dalam rangka menjawab tantangan zaman,” ujar Erzaldi Rosman kepada inspirasiberita.com, Senin (05/07/2021).

Ia menjelaskan, banyak hal-hal yang menjadi perhatian pemerintah, seperti perceraian, perjudian, serta merosotnya nilai-nilai keagamaan. Jadi ini menjadi tanggung jawab bersama semua pihak.

“Untuk itulah kita mengadakan forum diskusi ini, harapannya melalui kegiatan ini nanti akan kita tindaklanjuti, apa-apa yang harus kita lakukan kedepan, agar kedepannya mendapatkan suatu solusi yang terbaik. Supaya membuat permasalahan didaerah kita ini menjadi teratasi,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi dalam hal ini akan tetap terus mendukung lembaga keagamaan maupun lembaga adat yang ada di Belitung.

“Jadi kita akan terus mendukung seperti memberikan bantuan peningkatan kapasitas Da’i di desa-desa, turut serta juga dalam rangka memberikan solusi dari penyakit-penyakit masyarakat yang ada di daerah sekitarnya,” pungkasnya. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *