Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Perpanjang Masa Asimilasi Di Rumah Bagi Para WBP

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Kementerian Hukum dan HAM melalui Lembaga Pemasyarakatan kembali memperpanjang pemberlakuan program asimilasi di rumah bagi narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas).

Kegiatan ini bertempat di lapangan utama Lapas Kelas IIB Tanjungpandandan. Kalapas Romiwin Hutasoit didampingi pejabat struktural mensosialisasikan Permenkumham Nomor 24 Tahun 2021 kepada seluruh WBP, pada 
Kamis (08/07/2021).

Bacaan Lainnya

Perpanjangan asimilasi ini dikarenakan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 secara khusus yang tertuang dalam Permenkumham Nomor 24 Tahun 2021 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 32 Tahun 2020.
  
Romiwin Hutasoit pun mengungkapkan, perpanjangan ini merupakan yang kedua kali setelah sebelumnya tertuang dalam Permenkumham Nomor 32 Tahun 2020 dengan akhir program pada tanggal 30 Juni 2021. 

Dikatakannya, bahwa pelaksanaan program secara nasional ini bebas dari praktek pungli. Dan Romiwin berdialog dengan WBP terkait pelayanan yang diterima WBP selama menjalani masa pembinaan diantaranya, jatah makanan, kebutuhan air, dan layanan pembinaan.

“Saya titip pesan, Lapas ini harus bersih dari praktek pungli, HP dan Narkoba. Saya tegaskan dengan keras untuk hal ini, kalau ada yang coba-coba saya pastikan register F dan pemindahan ke Lapas lain,” ujar Romiwin Hutasoit. 

Sementara itu Kasi Binapi Giatja Hardiansyah di dampingi Kasubsi Registrasi Bimkemas Endang Meidiansyah kepada media menjelaskan, untuk tahap I pelaksanaan Permenkumham Nomor 24 Tahun 2021 ini, pihaknya telah melakukan pemberkasan terhadap 4 WBP.

Secara administrasi sedang dilakukan verifikasi berkas dan akan segera dilakukan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

“Jika persyaratan adminstratif dan subtantif telah memenuhi syarat, maka WBP tersebut akan segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk melaksanakan asimilasi dirumah,” katanya.

Dalam rinciannya, selama pelaksanaan program asimilasi dirumah, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan telah mengeluarkan sebanyak 150 WBP.

Dengan rincian pelaksanaan Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 sebanyak 129 orang, dan pelaksanaan Permenkumham Nomor 32 Tahun 2020 sebanyak 21 Orang. 

“Alhamdulillah, pelaksanaan program ini dapat dikatakan berhasil, dari jumlah tersebut hanya 1 orang yang kembali ke Lapas karena meresahkan masyarakat dan sampai saat ini kasus positif Covid-19 WBP Lapas Kelas IIB Tanjungpandan nihil,” pungkasnya. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *