Beltim Terapkan PPKM Lantaran Alat Kesehatan Yang Kurang Memadai

BELITUNG TIMUR, inspirasiberita.com – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengeluarkan Surat Edaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Wilayahnya lantaran ketersediaan dan perlengkapan kesehatan yang kurang memadai.

Selain itu pula, dasar penerapan PPKM karena kondisi ketersedian tempat perawatan khusus pasien Covid-19 di gedung isolasi Covid-19 RSUD Beltim yang sudah penuh. Dari total 8 ruangan, seluruh ruangan yang tersedia saat ini sudah diisi oleh pasien Covid-19 dengan kasus berat dan sedang. 

Bacaan Lainnya

“Antisipasi kita jika terjadi lonjakan pasien Covid-19 (dengan gejala berat dan sedang), kita sudah mempersiapkan gedung eks BKJM di Selinsing untuk tempat perawatan isolasi pasien Covid-19 dengan kategori sedang,” kata Sekretaris Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Beltim Ikhwan Fachrozi, Jum’at (09/07/2021) kemarin.

Ikhwan menyebut jika gedung bekas Balai Kesehatan Jiwa Masyarakat (BKJM) tersebut sangat layak untuk penanganan pasien Covid-19. Sekitar 20 – 30 pasien Covid-19 dengan gejala sedang bisa diisolasi di tempat ini, sekiranya terjadi lonjakan. 

“Jadi pasca dirawat di RSUD, bila kondisinya gejalanya sudah turun namun masih perlu penanganan isolasi, kita tempatkan di sana. Kita sudah cek ke sana, bisa nampung  20 hingga 30 pasien,” ujar Ikhwan.   

Sayangnya keterbatasan jumlah perawat dan dokter khusus untuk pasien Covid-19 di gedung ini masih jadi kendala. Namun Ikhwan akan mengerahkan bidan-bidan untuk membantu perawatan pasien Covid-19 di eks BKJM. 

“Karena memang kita masih kekurangan perawat, namun nanti bisa kita isi dengan petugas bidan yang tidak banyak tugas. Dokter kita juga terbatas makanya kita pilih gedung eks BKJM agar mudah dan dekat untuk pemantauan dokter,” pungkas Ikhwan. (rls/red)  

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *