H-7 Idul Adha Pasar Masih Sepi Pembeli Kue, Apakah Dampak Dari Penerapan PPKM ?

(Pedagang kue musiman di pasar tradisional Tanjungpandan, Ira/IST.Jifzirifanov)

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijah 1442 Hijriyah, pedagang kue lebaran mulai bermunculan kembali di pasar tradisional Tanjungpandan.

Meski sudah memasuki H-7, penjual makanan kue kering di sejumlah pasar Tanjungpandan mengaku sepi pembeli, hal ini kemungkinan dampak dari adanya pandemi virus corona.

Bacaan Lainnya

Pantuan inspirasiberita.com Selasa 13 Juli 2021, terlihat beberapa pedagang kue kering masih menawarkan dagangannya. Yang mana masih banyak kue-kue tersebut masih di dalam toples dan belum terjual.

Salah satu pedagang musiman Ira (40) mengatakan, bahwa sejak buka hingga hari ini pembeli beluum terlalu ramai berbelanja kue untuk hari raya Idul Adha..

“Saya baru buka hari Sabtu (10/07/2021) kemarin. Pembeli baru ada 20 persen semenjak saya buka, mungkin ini merupakan dampak dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),” ujar Ira kepda inspirasiberita.com, Selasa (13/07/2021).

Menurutnya, penerapan PPKM Mikro oleh Bupati Belitung akan sangat berpengaruh bagi pedagang musiman seperti dirinya ini, Sebab, waktu malam hanya diberikan waktu hingga pukul 08:00 Wib.

“Kalau dampak PPKM ini sangat berdampak yah bagi kami para pedagang musiman, karena waktu jualan terbatas hingga pukul 20.00 Wib malam,” ucapnya.

Ia menjelaskan, meski merasa berat dirinya akan tetap mematuhi aturan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung. Seperti halnya, penerapan Protokol kesehatan (Prokes).

“Ia tetap, kita tetap akan menerapkan prokes. Seperti menggunakan masker, menyediakan tempat cuci tangan,” jelasnya.

Dikatakannya, awal pertamaberjualan pembeli hanya sedikit belanja, kemungkinan akan terjadi lonjakan pembeli saat menjelang H-3. Karena saat ini orang sedang sibuk bekerja.

“Orang kan lagi cari uang juga, apalagi saat ini musim timah lagi mahal dan ubur-ubur sekarang ini,” kata Ira lagi.

“Semenjak pandemi Covid-19, barang makanan saya jual lebih sedikit sebelum pandemi sekarang. Saat ini masih sepi pembeli tetapi pasti H-3 Idul Adha pasti ramai pembeli,” pungkasnya. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *