RSUD Keluarkan Surat Edaran, Pasien Non Covid Dialihkan Ke RS Lain

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Direktur RSUD H Marsidi Judono mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait pengalihan penanganan pasien Non Covid-19 ke Rumah Sakit lainnya sejak Selasa (13/07/2021).

Hal ini dilakukannya lantaran fasilitas serta tenaga medis yang lainnya mulai berkurang setelah pasien Covid-19 di Kabupaten Belitung semangkin meningkat.

Bacaan Lainnya

“Ketika nanti full pasien Covid-19, Nakes tidak bisa menangani pasien non Covid. Terpaksa pasien baru yang harus di rawat yaitu pasien non Covid akan kita alihkan,” ujar dr Hendra selaku Direktur RSUD Marsidi Judono Kabupaten Belitung.

Keputusan ini bukan diambil tanpa alasan, menurutnya ini untuk kebaikan pasien non Covid-19 itu sendiri. Dimana, hal ini telah dipertimbangkan sesuai kemampuan Nakes yang kita miliki.

Dia tidak ingin nantinya, pasien non Covid-19 tidak maksimal dirawat karena keterbatasan fasilitas yang kurang di RSUD ini.

“Kita tidak menolak, tetap IGD kita tidak pernah tutup dan akan periksa semua pasien. Nanti apakah pasien ini Covid-19, kalau Covid-19 akan kita rawat, jika yang non Covid akan kita alihkan ke RS lain kalau memang kondisi ruang rawat kita penuh,” kata dr Hendra saat dihubungi inspirasiberita.com, Rabu (14/07/2021).

Dijelaskannya, saat ini di RSUD Marsidi Judono mengisolasi pasien yang terpapar Covid-19 sudah 70 persen. Pihaknya juga mempertimbangkan Nakes, jika nanti tidak bisa menangani pasien non Covid. Namun, peraturan ini tidak baku, RSUD akan melihat perkembangan situasi dan kondisi nantinya.

“Jadi, jangan sampai kita overload, oksigen jebol malah nanti berbahaya buat keselamatan pasien itu sendiri, jadi tujuan itu demi keselamatan bersama. Kita ingin memberikan pelayanan terbaik terpenting aman buat pasien, keluarga, dan aman untuk nakes sendiri,” jelasnya.

Dia berharap, masyarakat bisa memahami keadaan saat ini. Hal ini pun untuk kebaikan bagi pasien non Covid-19. Jangan sampai masyarakat kita rawat tidak maksimal mendapatkan pelayanan.

“Cuma itu tadi, mulai kemaren kalau nanti seandainya ada pengalihan pasien dan tidak bisa kita rawat di RSUD masyarakat harus paham dan maklum, karena keterbatasan fasilitas, ruang, dan SDM nakes,” ungkapnya.

Surat Edaran ini ditujukan kepada ketua gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Belitung. Dan akan dilakukan pembahasan bersama Forkopimda besok Kamis (15/07/2021).

“Ini sebetulnya kita tujukan kepada ketua gugus tugas, besok akan saya sampaikan di rapat bersama Forkopimda,” pungkasnya. (Ozi/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *