Ternyata Bukan ABK, Yang Meninggal Dalam Kapal Tugboat Ialah Kapten Kapal

(KSOP kelas IV Tanjungpandan, Anggiat Douglas)

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Seorang pria yang bernama Ronni Sadikun (49) ternyata seorang Kapten Kapal Tugboat Layar TB Multilindo 105 yang berlayar dari Jakarta menuju Pontianak.

Ia dikabarkan meninggal dunia ditempat tidur saat dalam perjalanan ke Pontianak pada Selasa (13/07/2021). Ronni Sadikun merupakan pria kelahiran Pinrang Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

Terkait hal ini, Kepala KSOP kelas IV Tanjungpandan, Anggiat Douglas mengatakan, pihaknya mendapat informasi pertama kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Marunda Jakarta tujuan Ke Pontianak.

“Jadi, ditengah perjalanan sekitar perairan Belitung kapten kapalnya ditemukan meninggal dunia di atas tempat tidurnya,” ujar Anggiat Douglas kepada inspirasiberita.com, Rabu (14/07/2021).

Anggiat Douglas menjelaskan, bahwa belum mengetahui kapan kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Marunda menuju Pontianak. karena pihaknya sedang menunggu laporan dari KSOP Marunda terkait keberangkatan kapal tersebut.

“Untuk muatan kapal dan berapa jumlah ABK kapal kita belum mengetahui, dan lokasi TKP kurang lebih 5 mil dari pelabuhan Tanjungpandan menuju ke TKP kapalnya,” katanya.

Beruntunglah saat ini, keadaan air laut sedang mengalami surut, sehingga situasi relatif aman untuk mengevakuasi korban.

Ia menyampaikan bahwa, tim yang dikirimkan saat ini seluruhnya memggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Mengingat, situasi saat ini sedang maraknya pemyenaran virus corona atau Covid-19.

“Maka dari itu, kita lihat hasilnya nanti, tim Inafis dan KKP juga ikut mengevakuasi kapten kapal tersebut, jika nanti salah satu di Swab ada yang positif Covid-19, ABK dan kapal harus di isolasi serta tidak boleh di evakuasi ke pelabuhan Tanjungpandan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim evakuasi sedang berangkat menuju ke TKP untuk mengevakuasi korban bersama awak kapal lainnya menuju ke Pelabuhan Tanjungpandan.

Tim Gabungan ini terdiri dari 9 orang di turunkan untuk mengevakuasi, diantarannya dari Pihak KKP, Pelindo, Kepolisian, TRC BPBD, Basarnas, dan Dinkes Belitung. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *