Dampak PPKM Darurat, Jokowi Minta Menteri Segera Salurkan Bantuan

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di perpanjang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), hal ini dilakukan untuk menekan lonjakan kasus virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Presiden RI ke 7 melalui akun Youtube Sekretariat Presiden pada Selasa (20/07/2021) kemarin. PPKM Darurat yang semulanya dijadwalkan dari tanggal 3-20 Juli 2021 akan berakhir pada Senin 26 Juli 2021 mendatang.

Bacaan Lainnya

“Jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli 2021, pemerintah akan melakukan pembukaan bertahap,” ujar Jokowi dalam keterangan pers, Selasa (20/07/2021) malam.

Presiden Jokowi akan menaikan anggaran perlindungan sosial jika PPKM Darurat diperpanjang. Hal ini sesuai dengan hasil pemantauan. Dimana, pemerintah telah melihat dilapangan dampak terhadap masyarakat yang terkena PPKM tersebut.

“Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak, pemerintah mengalokasikan tambahan anggaran perlindungan sosial Rp 55,21 triliun berupa bantuan tunai yaitu BST, BLT Desa, kemudian PKH, juga bantuan sembako, bantuan kuota internet, dan subsidi listrik,” kata Jokowi dalam siaran pers di akun youtube itu.

Selain kepada masyarakat yang terdampak, pemerintah juga akan memberikan insentif kepada 1 juta pelaku dunia usaha mikro informal dengan besaran Rp 1,2 juta.

“Pemerintah juga memberikan insentif untuk usaha mikro informal sebesar 1,2 juta untuk sekitar 1 juta usaha mikro,” ungkapnya.

Dalam hal ini, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan para menteri agar sesegera mungkin menyalurkan bantuan sosial itu kepada masyarakat yang berhak menerimanya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *