Pemprov Akan Segera Luncurkan LPG Card Sebagai Pengendali Gas 3 Kilo Gram

PANGKALPINANG, inspirasiberita.com – Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan  segera menggunakan LPG Card sebagai pengendali pendistribusian Liquirfied Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram untuk masyarakat yang berhak.

Dengan adanya sistem pemberlakuan pengaturan LPG Card ini maka pangkalan tidak akan dapat menjual LPG 3 Kg melebihi HET yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan, Ahmad Yani  seperti yang dikutip oleh inspirasiberita.com melalui web resmi babelprov.go.id.

“Jika data sudah selesai, LPG Card sudah tersebar ke tangan konsumen serta kesiapan pangkalan dalam melakukan transaksi non tunai maka peluncuran LPG Card akan segera dilakukan dalam waktu dekat ini,” ujar Ahmad Yani diruang kerjanya pada Rabu (21/07/2021) kemarin.

Sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Nomor : 541/0090/IV/2021 tanggal 17 Februari 2021 tentang Pendistribusian Tabung LPG 3 Kg di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam surat edaran itu diatur siapa saja yang dilarang menggunakan LPG 3 Kg serta pengaturan sistem Non Tunai (Cashless).

Ia menjelaskan, bahwa dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta sinkronisasi data yang ada dari DP3CSKB Babel, Dinas Sosial dan PMD Babel, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Babel.

Selain itu, data tambahan yang harus dilakukan di tingkat paling kecil yaitu RT/RW. Sehingga penerima manfaat dari penggunaan LPG Card sesuai dengan target yang ditentukan.

“Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga meminta agar kami menyiapkan dan menambah pangkalan gas di seluruh wilayah, sehingga dapat mempermudah pengguna membeli dan tidak terjadi apa-apa,” jelas Ahmad Yani.

Untuk diketahui, alokasi penggunaan LPG 3 Kg hanya ditujukan kepada konsumen Rumah Tangga, Pelaku Usaha Mikro, Petani dan Nelayan. Sedangkan, Aparatur Sipil Negara (ASN) baik Provinsi/Kabupaten/Kota, Anggota TNI/Polri dan Pegawai BUMN agar beralih menggunakan Tabung LPG 5,5 Kg atau 12 Kg Non Subsidi.

Saat ini sedang dilakukan pengumpulan data yang bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Tahun 2020. Sedangkan data tambahan bersumber dari pihak Kelurahan/Desa yang nantinya akan dimasukkan ke dalam aplikasi. Surat telah dikirim ke pihak Kelurahan/Desa agar segera melakukan pendataan kepada Rumah Tangga dan Usaha Mikro yang berhak menggunakan LPG Tabung 3 Kg.

Diperkirakan jumlah pengguna atau target LPG Card di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 280.000 Konsumen, dengan alokasi kuota LPG tabung 3 Kg untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021 adalah sebesar 40,009 Metrik Ton atau sebanyak 13,34 Juta Tabung/Tahun atau 1,11 Juta tabung perbulan.

Adapun rincian alokasi untuk pengguna pengguna Rumah Tangga 3 hingga 4 tabung perbulan, Usaha Mikro 9 hingga 12 tabung, sedangkan Petani/Nelayan sasaran sebanyak 9 sampai 12 tabung perbulan. (Red/IKP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *