Lahan Untuk UBB Yang Merupakan Aset Pemerintah Daerah Diduga Hilang, Ini Kata Sekda Hendra Cahya

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Halo sahabat inspirasiberita.com kali ini kita akan menelisik lahan yang dipersiapkan untuk Universitas Bangka Belitung (UBB) yang terletak di Desa Keciput Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung.

Saat ini, sedang heboh bahwa lahan yang dipersiapkan untuk UBB Fakultas Perikanan dan Kelautan diduga telah raib. Bahkan informasi yang redaksi peroleh bahwa kini lahan tersebut diduga telah masuk dalam sitaan aset perkara tindak pidana korupsi PT Asabri tahun 2021.

Bacaan Lainnya

Seorang nara sumber yang patut dipercaya, dan enggan disebutkan namanya menceritakan sedikit mengenai lahan yang telah masuk dalam aset Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung dengan SK. Bupati Belitung Nomor 0773/14 Desember 2006 itu seluas 48,7 hektar.

Menurutnya, saat itu telah dibentuk tim Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan (PPMP) Kabupaten Belitung yang di ketuai oleh Frans Asisi Simon yang pada saat itu menjabat kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung di tahun 2006.

Ia menjelaskan bahwa, perjuangan Tim PPMP Kabupaten Belitung tersebut telah membuahkan hasil, memperoleh tanah yang diperuntukan sebagai lahan UBB Fakultas Perikanan dan Kelautan di Belitung.

“Dulu dibentuklah tim PPMP saat itu, kita minta kepada Gubernur Bangka Belitung agar bisa mendirikan suatu Fakultas dan disetujui. Dan Gubernur pada waktu itu meminta kepada Bupati Belitung agar menyiapkan lahannya, dan alhamdulillah lahan itu ada seluas 48,7 hektar dan telah diinventariskan di bagian aset, saya menyaksikan sendiri waktu penyerahan berkas itu,” ujar sumber inspirasiberita.com, Senin (26/07/2021).

Namun ketika dikonfirmasi mengenai bagaimana lahan tersebut bisa dilakukan peyitaan oleh aparat penegak hukum Kejaksaan Agung ia tidak mengatahuinya. Bahkan ia pun menjadi bingung bagaimana hal itu bisa terjadi.

“Saya tidak mengerti hal itu, dan bagaimana hal itu bisa terjadi. Sebab, lahan itu telah diterbitkan suratnya atas nama pemerintah daerah kabupaten Belitung. Dan didalamnya tercantum peruntukan hibah untuk pembangunan Fakultas Perikanan dan Kelautan UBB,” ungkapnya.

Disamping itu, Sekda Kabupaten Belitung Hendra Cahya ketika dikonfirmasi oleh inspirasiberita.com membantah kabar miring tersebut. Menurutnya, lahan yang telah menjadi aset Pemerintah Daerah itu masih utuh dan tidak ada sedikit pun yang hilang.

”Masih ada lahan itu, luasnya sekitar 51 hektaran. Masih ada disitu, tidak ada pindah-pindah atau pun tukar guling seperti isu ke Munsang,” ujar Sekda Kabupaten Belitung Hendra Cahya saat ditemui inspirasiberita.com, Senin (26/07/2021).

Ia menyampaikan bahwa, pembicaraan isu seperti itu tidak bisa untuk didengarkan. Sebab, hal itu tidak pada fakta yang sebenarnya.

“Itu hanya omongan kosong orang dipasar, istilahnya kalau omongan diwarung pasar, mau apa saja ada. Jadi tidak bisa didengarkan,” pungkasnya. (Red/Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *