Terdapat 20 Luka Di Tubuh Tahang, Paling Mencolok Pada Bagian Leher

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Korban pembunuhan bernama Tahang (28) di Jalan Pantai Desa Tanjung Binga Kecamatan Sijuk, mengalami 20 luka yang diakibatkan benda tajam, pada saat dilakukan visum.

Hasil pemeriksaan Visum luar di RSUD H Marsidi Judono, Kepala instalasi dr.Gunawan Nata Kurrahman mengatakan, pemulasaran jenazah dilakukan pada sekitar pukul 22.50 Wib, pada Selasa (27/07/2021) malam.

Bacaan Lainnya

“Jenazah mengalami luka akibat benda berpermukaan tajam di bagian leher, dada, serta wajah korban,” ujar dr. Gunawan kepada inspirasiberita.com, Rabu (28/07/2021) kemarin.

Selanjutnya, luka tersebut yang paling utama dan mencolok pada bagian leher lebih tepatnya di bawah telinga sebelah kiri korban .

“Ya, untuk waktu kematian korban kita perkirakan sekitar 2 sampai 8 jam sebelum dilakukan pemeriksaan. Dan untuk penyebab pasti kematian belum diketahui, karena tidak dilakukan autopsi,” katanya.

Ia menambahkan, jenazah telah dibawa ke rumah duka di Jalan Ujung Tanjung, Rt06/01 Desa Tanjung Binga Kecamatan Sijuk untuk dilakukan pemakaman.

Pemberitaan sebelumnya, seorang pria asal Riau bernama Khaidir (37) melakukan pembunuhan terhadap seorang pria di Desa Tanjung Binga Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, pada Selasa (27/07/2021) malam.

Pria tersebut melakukan pembunuhan lantaran diduga memiliki dendam lama terhadap suami mantan istrinya itu yang bernama Tahang (28).

Bahkan setelah melakukan pembunuhan tersebut ia langsung menyerahkan diri kepada warga. Pelaku mengaku merasa puas lantaran dendamnya telah terbalaskan.

“Dia itu ngomong memang masih dendam, soalnya laki-laki tersebut yang dianggapnya membuat rumah tangganya hancur (bercerai-red),” ujar sumber kepada inspirasiberita.com, Selasa (27/07/2021).

Bahkan menurut cerita warga, pelaku pernah memperingatkan korban Tahang agar meninggalkan kota ini (Belitung) jika ingin menikah dengan mantan istrinya itu.

“Dulu informasinya dia pernah bicara kalau mau menikahi mantan istrinya itu, lebih baik jangan tinggal di Belitung. Karena, kalau itu terjadi pasti salah satunya ada yang mati (Kalau tidak dia, aku yang mati-red),” jelasnya lagi.

Sumber mengungkapkan, usai dibunuh korban dibiarkan ditengah jalan raya tepatnya didepan bekas Kantor Desa Tanjung Binga. Dikabarkan terdapat luka tombak dan leher digorok.

“Nah pas hari ini mungkin pelaku bertemu korban di jalan, saya dengar ada beberapa lubang bekas tombak. Dan lehernya di gorok pelaku,” ungkapnya.

Saat ini, pelaku sudah diamankan ke Polres Belitung untuk dilakukan pemeriksaan atas apa yang dilakukannya itu. Sedangkan korban, telah dilakukan evakuasi ke RSUD Marsidi Judono untuk dilakukan visum et refertum. (Red/Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *