Polisi Tak Selesaikan Rekontruksi Pembunuhan, TKP Mulai Tak Kondusif

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Proses rekonstruksi atau reka ulang kejadian kasus pembunuhan di Jalan Pantai Desa Tanjung Binga Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung, terhenti pada adegan ke-13, pada Senin (02/08/2021).

Pantauan inspirasiberita.com, kejadian tersebut dihentikan, karena kondisi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak kondusif. Terlihat keluarga korban menyaksikan langsung rekonstruksi.

Bacaan Lainnya

Pada saat tersangka sedang memperagakan adegan ke-13, Satreskrim Polres Belitung langsung melakukan pengamanan terhadap tersangka dan memasukan kedalam mobil.

Pengamanan itu dilakukan, dikarenakan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan saat rekonstruksi sedang berlangsung di TKP.

Selain itu, saat berlangsungnya reka ulang kejadian, TKP terlihat dipenuhi oleh warga sekitar yang ingin menyaksikan proses rekonstruksi tersebut.

Sebelum dihentikan, terlihat oleh inspirasiberita.com, adik kandung korban sempat berteriak dan ingin mendatangi pelaku saat proses reka ulang.

Setelah itu, Tim Satam Squad Satreskrim Polres Belitung langsung mengamankan tersangka mamasukkan kedalam mobil, dan pergi meninggalkan lokasi kejadian.

Berita sebelumnya, Polres Belitung kini telah menggelar rekonstruksi atau reka ulang kejadian terkait kasus pembunuhan di Jalan Pantai Desa Tanjung Binga Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung, yang terjadi pada Selasa (27/07/2021) lalu.

Proses rekonstruksi digelar hari ini, Senin (02/08/2021) di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni di pinggir Jalan Pantai Desa Tanjung Binga tepatnya didepan bekas kantor Desa Tanjung Binga lama.

Dalam rekontruksi kejadian, ada 16 adegan yang direka ulang oleh anggota Satam Squad Satreskrim Polres Belitung bersama Unit Inafis Polres Belitung, yang juga dihadiri oleh Jaksa Tri Agung dari Kejaksaan Negeri Belitung.

Tersangka Khaidir (37) terlihat menggunakan baju tahanan berwarna orange saat melakukan adegan rekonstruksi, kemudian ada 4 saksi yang dihadirkan dalam reka ulang kejadian tersebut.

Adapun kronologis kasus pembunuhan tersebut dimulai dengan tersangka mendatangi korban hingga menusuk korban menggunakan senjata tajam.

Kasatreskrim Polres Belitung Iptu Edi Purwanto mengatakan, terkait dengan jalannya rekonstruksi kita telah melaksanakan 16 adegan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Ya mulai dari tersangka melihat si korban dengan istrinya, kemudian melakukan eksekusi dengan cara mengambil parang dan menebas korban,” ujar Iptu Edi Purwanto kepada inspirasiberita.com, Senin (02/08/2021).

Selanjutnya, terkait dengan rekonstruksi tersebut kini penyidik akan melakukan tahap satu dan akan segera melakukan pengiriman berkas perkara kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri Belitung.

“Kalau kita lihat beberapa adegan, terkait dengan pasal yang kita kenakan belum terlihat adanya pembunuhan berencana, yang jelas kejadian spontan tersangka melakukan penusukan kepada korban dan meninggal dunia,” katanya.

Ia menambahkan, tersangka dalam hal ini telah tetap dan dikenakan pasal 338 Khupidana dengan ancaman 15 tahun penjara. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *