Wagub Babel Tinjau Tempat Isolasi Terpadu Di Belitung

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah meninjau langsung Bumi Perkemahan Gusong Bugis Desa Juru Seberang yang akan dijadikan tempat Isolasi terpadu Covid-19, pada Rabu (04/08/2021).

Dalam peninjauan ini, Wagub Provinsi Babel didampingi langsung oleh Bupati Belitung Sahani Saleh beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Belitung.

Bacaan Lainnya

Saat peninjauan tersebut, Wagub Provinsi Babel disambut langsung oleh Ketua HKM Juru Sebrang Iswandi.

Wakil Gubernur Kepulauan Provinsi Bangka Belitung Abdul Fatah mengatakan, kehadiran ditinya ke HKM Juru Seberang untuk melihat bagaimana kondisi perkemahan di Desa Juru Seberang yang akan dijadikan tempat isolasi terpadu.

“Untuk dari sisi fasilitas disini sangat mendukung sekali yakni area pusat kemah ini bagus sekali dan sangat menarik. Kemudian, memberikan suatu rasa segar manakala ditiup oleh angin juga sangat bermanfaat bagi pasien-pasien Covid-19 yang akan diisolasi disini,” ujar Abdul Fatah kepada inspirasiberita.com, Rabu (04/08/2021).

Menurutnya, area bumi perkemahan ini sangat cocok sekali dijadikan tempat isolasi terpadu pasien covid-19. Di area ini memiliki 70 kamar mandi yang terdiri dari 5 gugus bangunan.

“Kita juga telah membagi tugas seluruh tataran Forkominda agar bersama-sama membantu apabila sudah diberlakukan isolasi terpadu disini, yakni Kapolres bertanggung jawab atas akomodasi dalam arti sembako untuk makan para pasien dan pendistribusiannya,” katanya.

Dikatakannya, pihaknya akan menyediakan fasilitas tenda untuk pasien berteduh, dan akan membangun tenda yang akan kita mohonkan bantuan dari panglima TNI dalam bentuk tenda kompi.

Maka dari itu, pihaknya berharap dari tenda kompi membutuhkan 30 kompi plus satu adalah ada markas Nakes yang bertugas, sedangkan 30 kompi untuk tempat mengisolasi pasien-pasien yang terpapar Covid-19.

“Juga untuk penerangan lampu kita akan meminta bantuan kepada pihak PLN sehingga bisa berfungsi dan juga untuk mengalirkan saluran air yang kita dapatkan dari Pam,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jadi kita harus menyiapkan Nakes juga tenaga relawan agar bisa membantu dan tenaga relawan akan dikoordinasi dari pihak Kodim 0414/Belitung.

“Jadi untuk tahap awal estimasinya bisa menampungnya 500 pasien, kemudian kalau masih membutuhkan yang lain disini masih bisa kita kembangkan sesuai dengan kebutuhan,” pungkasnya. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *