Antisipasi Krisis Kesehatan Di Belitung, Pemerintah Bangun Gedung PSC 119

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Pemerintah berupaya mempercepat pembangunan gedung Public Safety Center (PSC) 119 untuk penanganan kegawatdaruratan medis di Kabupaten Belitung.

Melalui Dana Alokasi Khusus (Dak) tahun 2021 gedung ini akan dibangun menjadi dua lantai. Dan nantinya diharapkan dapat diperuntukan sesuai dengan fungsinya.

Bacaan Lainnya

“Ini merupakan gedung untuk penanganan medis terhadap krisis kesehatan akibat bencana serta kecelakaan. Apalagi saat ini kita tengah dihadapkan dengan pandemi covid-19. Dab pastinya gedung ini sangat diperlukan nantinya,” ujar Sukiar selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) pada proyek PSC 119.

Pembangunan ini, menurut Sukiar terus dilakukan pengawasan yang sangat ketat oleh dirinya. Dimana, dengan bantuan pengawas lapangan yang setiap hari melakukan pengecekan meski tidak 24 jam ditempat.

“Selaku PPK kami terus memantau pekerjaan ini dibantu oleh Konsultan Pelaksana CV Dzifas Consult yang terus berada dilapangan walaupun tidak harus selalu setiap saat dari pagi sampai sore hari harus berada dilapangan. Karena tugas pokok dan fungsi konsultan memang hanya memastikan dan menjaga mutu dan bahan sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan dan ketepatan waktu pelaksanaan pekerjaan,” ungkapnya.

Hingga saat ini pekerjaan masih berjalan lancar dan sesuai dengan target waktu perencanaan. Dimana, bangunan ini akan dipastikan terselesaikan dalam waktu yang masih tersisa empat bulan.

“Saat ini pekerjaan sudah memasuki minggu ke 7 dan dengan kemajuan progress pekerjaan sebesar 33,43% dengan deviasi plus 21,22%. Dalam pelaksanaan pekerjaan ini Alhamdulilah tidak menemui kendala. Mudah-mudahan dalam sisa waktu lebih kurang 4 bulan bisa diselesaikan dengan baik dan aman,” jelasnya.

Dalam pantauan yang dilakukan redaksi bersama PPK serta Konsultan Pengawas, para pekerja bangunan gedun PSC 119 ini terlihat menggunakan alat pelindung yang lengkap. Bahkan, menurut PPK sebelum bekerja selalu diberikan pengarahan terlebih dahulu.

“Untuk pelaksanaan K3, kontraktor selalu berusaha memberikan arahan sebelum bekerja tentang pentingnya keselamatan kerja seperti penggunaan helm proyek dan baju rompi,” kata Sukiar.

Bahkan, penerapan protokol kesehehatan pun dilaksanakan untuk menghindari penularan virus corona atau covid-19 dilingkungan pembangunab gedung PSC119.

“Kita juga mengingatkan serta terus menekankan pentingnya menjaga prokes ditempat kerja. Mengingat kondisi covid-19 yang terus merebak di Kabupaten Belitung,” pungkasnya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *