Dipastikan Cair Minggu Ini, BLT Subsidi Rp 1 Juta Untuk Para Pekerja Yang Penuhi Syarat

JAKARTA, inspirasiberita.com – Pemerintah pusat akan segera mencairkan Bantuan Lansung Tunai (BLT) Subsidi gaji Rp 1 juta bagi pekerja yang memenuhi syarat untuk mendapatkannya.

Sekertaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi memastikan bahwa dalam minggu ini BLT subsidi gaji Rp 1 juta tersebut dipastikan cair tanpa adanya potongan.

Bacaan Lainnya

“Insa Allah bisa minggu ini (BLT) sudah cair,” ujar Anwar Sanusi kepada wartawan, Selasa (10/08/2021) kemarin.

Saat ini, Kemnaker tengah memeriksa kelengkapan data bagi para penerima BLT subsidi gaji Rp 1 juta itu. Hal ini dilakukan untuk memastikan agar bantuan ini diberikan kepada yang berhak dan tepat sasaran.

“Saat ini kita sedang padankan data dengan penerima PKH, Prakerja, dan BPUM,” kata Anwar Sanusi.

Setelah kelengkapan data selesai, Kemnaker akan menyerahkannya kepada Presiden RI Joko Widodo untuk dilihat siapa yang berhak untuk memdapatkan bantuan BLT subsidi gaji Rp 1 juta.

“Ini sudah tahap akhir, pencairannya awal di Bank Himbara,” ungkapnya.

Disamping itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan pekerja atau buruh harus memenuhi syarat sesuai dengan permenaker nomor 16 tahun 2021. Nantinya bagi penerima akan mendapatkan bantuan tersebut sebanyak Rp 500 ribu per bulan.

“Pekerja atau buruh yang memenuhi seluruh persyaratan berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp 500 ribu per bulan selama dua bulan yang dibayarkan secara sekaligus satu kali transfer, sehingga total yang didapatkan penerima sebesar Rp1 juta,” ujar Ida.

Menurut Ida, bantuan tersebut nantinya ditransfer ke rekening penerima BSU melalui Bank BUMN, yaitu BRI, BNI, BTN, dan Mandiri.

Ada beberapa persyaratan yang dimaksud yaitu WNI dibuktikan dengan NIK. Kemudian, terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan, dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan sampai dengan Juni 2021.

Selain itu, pekerja/buruh yang berhak mendapatkan bantuan harus mempunyai gaji atau upah paling banyak sebesar Rp3,5 juta.

Dengan ketentuan, pekerja atau buruh yang bekerja di wilayah dengan UMP atau UMK lebih besar dari Rp3,5 juta, maka persyaratan gaji atau upah tersebut menjadi paling banyak sebesar UMP atau UMK dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh.

“Persyaratan lainnya, yaitu pekerja yang bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 yang ditetapkan Pemerintah sebagaimana dalam Lampiran I Permenaker Nomor 16 Tahun 2021,” ucapnya.

Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa BSU tahun ini diutamakan untuk pekerja atau buruh yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti, dan real estate, perdagangan dan jasa, kecuali jasa pendidikan dan kesehatan. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *