Santo Pembunuh Kakek Arifin Di Putus Majelis Hakim 15 Tahun Penjara

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Majelis Halim dari Pengadilan Negeri Belitung memberikan vonis 15 Tahun penjara kepada terdakwa Santo (26) kasus pembunuhan di sebuah gubuk Jalan Jawa Desa Cerucuk, pada Kamis (26/08/2021) kemarin.

Sebelumnya, terdakwa Santo telah melakukan pembunuhan terhadap seorang kakek yang bernama Arifin (56) di gubuk tempat tinggal kakek tersebut.

Bacaan Lainnya

Pada putusan sidang itu, dilakukan secara virtual yang diketuai Majelis hakim AA Niko Brama Putra didampingi Hakim Anggota Benni Wijaya dan Frans Lukas Sianipar.

Majelis hakim memutuskan terdakwa Santo dengan kurungan penjara selama 15 tahun, hakim menilai perbuatan terdakwa telah bersalah yang melanggar Pasal 338 KUHP.

Selanjutnya, AA Niko Brama Putra berpendapat, berdasarkan fakta-fakta hukum, saksi dan barang bukti yang dihadirkan dalam persidangan, terdakwa dinilai bersalah.

Selain itu, hal yang memberatkan perbuatan terdakwa karena telah menghilangkan nyawa seseorang, terdakwa merupakan residivis kasus pencurian, dan perbuatan terdakwa telah meresahkan masyarakat.

Majelis Hakim berpendapat, hal-hal yang meringankan terdakwa karena telah mengakui perbuatannya, bersikap sopan dalam persidangan.

Disamping itu, barang bukti berupa satu buah batu dirampas untuk dimusnahkan, dan untuk satu unit sepeda motor milik korban akan dikembalikan kepada pihak keluarga.

“Selanjutnya, majelis hakim membebankan biaya perkara terhadap terdakwa sebesar 5 ribu rupiah,” ujar Hakim Ketua AA Niko Brama Putra, sembari mengetuk palu.

Sebelumnya, dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belitung menuntut terdakwa Pasal 340 KUHP primair, dengan kurungan penjara seumur hidup.

Setelah mendengarkan vonis yang diberikan oleh Majelis Hakim terdakwa bersama penasihat hukumnya langsung menerima putusan tersebut, sedangkan JPU dari Kejari Belitung Tri Agung Santoso yang hadir dalam persidangan menyatakan untuk fikir-fikir dulu selama seminggu kedepan. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *