Dua Orang Pembobol Mesin ATM Kelapa Kampit Ditangkap, Satu Pelaku Di Tembak Petugas

BELITUNG TIMUR, inspirasiberita.com – Tim Panah Satreskrim Polres Belitung Timur berhasil menangkap dua orang pelaku yang membobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur beberapa hari yang lalu.

Dua orang tersebut merupakan Eloyen (22) yang merupakan warga Tanjungpandan Kabupaten Belitung dan Ujang Setiawan (23) warga yang berasal dari Bandung Barat.

Bacaan Lainnya

Kedua pelaku ditangkap Tim Panah dilokasi yang berbeda. Lokasi penangkapan pelaku pertama di Pasar Hatta Tanjungpandan dan yang kedua di Perumnas Desa Pelempang Jaya Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung.

Polisi memang membutuhkan waktu yang cukup lama hingga satu pekan dalam melakukan penyelidikan ini. Karena, petunjuk hanya berupa rekaman CCTV yang kabur dan tidak terlihat muka pelaku.

Setelah mengetahui pasti, dan mendapatkan informasi keberadaan pelaku yang ada di Tanjungpandan Kabupaten Belitung. Tim Panah langsung meluncur untuk melakukan penangkapan.

Hal ini dikatakan langsung oleh Kasatreskrim Polres Belitung Timur AKP Deddy Nuari kepada awak media. Dia menyampaikan, petunjuk yang ada pada polisi merupakan motif baju pada pelaku yang saat ini sedang digemari anak muda.

“Dari kamera CCTV terlihat dia memakai baju tersebut. Diketahui baju itu sedang tren di kalangan anak muda, harganya Rp 100 Ribu dapat tiga,” ujar AKP Deddy Nuari kepada awak media, Senin (30/8/2021).

Saat mengetahui keberadaan pelaku, Tim Panah yang dipimpin oleh Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Belitung Timur Dedy Irawan langsung menuju Tanjungpandan Belitung. 

Dalam hal ini, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur kepada salah satu pelaku lantaran melawan dan hendak melarikan diri pada saat ditangkap.

“Kami berhasil menangkap dua pelaku, pertama Eloyen (22) warga Desa Pelempang Jaya dan Ujang Setiawan (23) warga Bandung Barat. Dua pelaku sempat melakukan perlawanan saat ditangkap karena itu sempat kami tembak kakinya untuk melumpuhkan pelarian,” kata AKP Deddy Nuari.

Motif pelaku, melakukan hal ini tidak lain dikarenakan alasan ekonomi. Namun karena kurangnya keahlian, tindakan pelaku gagal. 

Dalam aksinya, diwaktu yang sama pelaku tidak hanya melakukan pembobolan ATM di Kelapa Kampit. Namun, juga melakukan pencurian motor di area sekitar. Hal ini pun menjadi petunjuk polisi dalam penyelidikan.

“Mereka mencongkel mesin ATM-nya pakai kampak besi kecil. Mereka berusaha membobol tapi gagal. Lalu mereka mencuri motor di sekitar TKP dan dari ciri-ciri motor itu juga kami mendapatkan petunjuk,” ungkapnya.

Usai ditangkap, petugas langsung melakukan rekontruksi kejadian. Setelah itu, kedua pelaku kini diamankan ke Polres Belitung Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk barang bukti polisi telah mengamankan satu buah kampak besi, baju pelaku dan satu unit motor. Akibat perbuatannya, pelaku terancam pasal 363 jo 53 KUHPidana tentang percobaan pencurian. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *