Lakukan Penipuan Dan Penggelapan Mobil, FH Di Tangkap Tim Alap-Alap Polres Belitung

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Tim Alap-Alap Satreskrim Polres Belitung berhasil meringkus pelaku tindak pidana penipuan atau penggelapan mobil dalam waktu 24 jam, pada Senin (30/08/2021).

Kejadian tersebut terjadi pada Jum’at (27/08/2021) korban atas nama Marzuki (48) warga Jalan Pak Tahau Desa Air Saga telah melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Belitung.

Bacaan Lainnya

Kasubsi Penmas Si Humas Polres Belitung IPDA Belly Pinem mengatakan, pada Jum’at (27/08) Polres Belitung menerima laporan bahwa telah terjadi tindak pidana penipuan atau penggelapan satu unit mobil Avanza.

Diketahui, identitas pelaku yakni Febri Hariyanto (30) warga Jalan Hasan Saie Desa Aik Rayak yang pekerjaan sehari-hari sebagai buruh harian lepas.

“Kronologis kejadian berawal, saat korban ingin menukar mobilnya kepada pelaku dengan mobil yang lebih muda tahunnya, dengan ketentuan menambah harga mobil sebesar Rp 40 Juta,” ujar Ipda Belly Pinem kepada inspirasiberita.com, Senin (30/08/2021).

Selanjutnya, korban langsung menyerahkan mobil miliknya kepada pelaku berikut BPKB. Setelah itu, pelaku Febri Hariyanto menjual kepada saudara Marwan yang ternyata kendaraan tersebut milik orang lain.

Ia menjelaskan, Tim Alap-Alap Satreskrim Polres Belitung langsung menangkap pelaku saat berada dikediamannya di Jalan Hasan Saie, dalam waktu 24 jam.

“Jadi, korban mengalami kerugian sekitar Rp 100 Juta, kita kenakan pasal 372 atau 378 KUHPidana dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara,” katanya.

Ipda Belly Pinem menambahkan, pelaku telah melakukan penipuan lebih dua kali, jadi mohon kepada masyarakat kalau masih ada terkait penipuan oleh pelaku tentang kasus penipuan agar segera melaporkan ke SPKT Polres Belitung.

Disamping itu, Kasatreskrim Polres Belitung Iptu Edi Purwanto menghimbau, kepada masyarakat Belitung apabila ingin membeli kendaraan baik roda dua atau roda empat agar dipastikan terkait administrasinya baik BPKB maupun STNK

“Jadi harus berhati-hati masyarakat, agar dipastikan terlebih dahulu kelengkapan surat menyuratnya, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” pungkasnya. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *