Alasan Untuk Koleksi Dirumahnya, Peralatan Ibadah Dicuri Oleh Dua Pemuda Ini

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Tim Alap-Alap Satreskrim Polres Belitung berhasil meringkus dua pelaku pencurian di tempat ibadah agama Budha (Klenteng) Dewa 17 Jalan Hasyim Idris Kelurahan Pangkal Lalang, Kecamatan Tanjungpandan Belitung, pada Minggu (12/09/2021) kemarin.

Kedua pelaku yakni Rudiansyah (34) warga Jalan Air Baik Desa Air Pelempang Jaya Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung dan Sindi Agustian (28) Warga Jalan Pagar Alam, Kelurahan Kampung Parit.

Bacaan Lainnya

Kasatreskrim Polres Belitung Iptu Edi Purwanto mengatakan, pihak kepolisian telah berhasil melakukan pengungkapan kasus pencurian yang berada di Klenteng Dewa 17.

Dikatakannya, kejadian berawal pada Minggu (12/09/2021) pagi hari, pemilik klenteng telah memergoki kedua tersangka yang sedang melakukan aksinya membawa alat-alat sembahyang.

Pelaku pada waktu itu sempat dikejar oleh korban atau pelapor namun tidak berhasil ditangkap. Namun sepeda motor milik pelaku tertinggal dan berhasil diamankan oleh pemilik Klenteng tersebut.

“Jadi berkat adanya motor tersebut si korban melaporkan kejadian ke SPKT Polres Belitung dan langsung pihak kepolisian melakukan penyelidikan atas motor yang ditinggal pelaku dan diketahuilah pemilik motor itu serta dilakukan penangkapan dihari itu juga,” ujar Iptu Edi Purwanto kepada inspirasiberita.com, Senin (13/09/2021).

Kedua pelaku ditangkap Tim Alap-alap dikediamannya masing-masing. Dan petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa alat sembahyang yang telah dicuri pelaku.

Selain di Klenteng Dewa 17, pelaku juga melakukan pencurian pada hari yang sama ditempat lain yang tidak jauh dari lokasi pertama.

“Untuk TKP ada dua, yang pertama terjadi di Klenteng Dewa 17 Minggu pagi, setelah pelaku berhasil melakukan pencurian dan ternyata dihari yang sama juga salah satu pelaku melakukan pencurian di TKP yang berdekatan,” ujarnya.

Iptu Edi Purwanto menjelaskan, bahwa alasan pelaku melakukan pencurian tersebut lantaran untuk dijadikan koleksi dirumahnya masing-masing. Barang curian tersebut yaitu beruapa pedang, keris, pemukul keris, foto ratu pantai selatan, dan patung-patung dewa untuk sembahyang.

“Saat ini kedua pelaku telah dilakukan penahanan di Polres Belitung dan keduanya kita kenakan pasal 362 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman kurungan penjara maksimal 5 tahun,” pungkasnya. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *