Ini Motif Pelaku Habisi Korban Gladies Penghuni Kamar 08 Hotel Belitung

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Tim penyidik Satreskrim Polres Belitung berhasil mengungkap motif kasus pembunuhan terhadap wanita berinisial GAF (28) di kamar Hotel Belitong Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, pada Rabu (15/12/2021).

Kasatreskrim Polres Belitung Iptu Edi Purwanto mengatakan, bahwa pelaku Ilham Saputra (25) nekat membunuh GAF, karenakan sakit hati saat berjanjian dengan korban di aplikasi Michat. Hal itu membuat pelaku merasa kesal karena kamar yang disebutkan tidak sesuai.

Bacaan Lainnya

“Jadi, berdasarkan isi percakapan mereka, bahwa ada janjian di kamar 08 ternyata saat diketuk kamarnya, si korban ini keluarnya dari kamar 07. Setelah itu, terjadilah cekcok mulut sehingga pelaku ada timbul niatnya untuk menghabisi nyawa korban,” ujar Iptu Edi Purwanto kepada inspirasiberita.com, Rabu (15/12/2021).

Saat ini, penyidik masih terus melakukan interogasi mengenai cara pelaku menghabisi korban. Disamping itu, pihaknya juga sedang menunggu hasil autopsi dari dokter yang didatangkan langsung dari Polda Bangka Belitung.

“Terkait dengan adanya berhubungan badan antara korban dan pelaku, kita masih menunggu hasil autopsi dari dokter apakah memang ada ditemukan dari tanda-tanda itu,” katanya.

Pengakuan pelaku bahwa tidak ada hubungan asmara antara pelaku dan korban. Hal ini juga berdasarkan keterangan para saksi, petunjuk dan ditambah dengan adanya keterangan autopsi dari dokter.

“Kalau adanya hubungan asmara antara korban dan si pelaku, dipastikan tidak ada serta baru kenal di aplikasi michat dan terkait dengan prostitusi atau tidaknya akan kita dalami lebih lanjut,” ungkap Edi Purwanto.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni 16 emas milik korban terdiri dari, 11 cincin, 2 gelang, dan 3 kalung yang kita dapatkan dari kamar pelaku dan beberapa sudah digadaikan.

Ia menambahkan, untuk keputusan autopsi ini pihak kepolisian yang meminta, dengan tujuan pihaknya ingin mengetahui penyebab pasti dari kematian tersebut.

“Terkait dengan adanya indikasi pencurian akan kita lakukan pengembangan lebih lanjut. Serta untuk jenazah besok akan diterbangkan ke Pulau Bangka,” pungkasnya. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *