Aniaya Seorang Perempuan Tua, Kusdiar Kini Mendekam Di Sel Tahanan Polsek Membalong

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Jajaran Unit Reskrim Polsek Membalong mengamankan satu orang pria yang diduga telah melakukan tindak penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga, Rabu (19/01/2022).

Pelaku tersebut bernama Kusdiar (24). Dan kini telah berhasil diamankan oleh polisi di Dusun Petikan Desa Sungai Samak Kecamatan Badau, setelah melakukan penganiayaan terhadap korban yang bernama Kusyati (44).

Bacaan Lainnya

Kapolsek Membalong AKP Karyadi mengatakan, kronologis kejadian pada Senin (27/12/2021) tahun lalu. Sekira pukul 15.00 Wib bertempat di dermaga Pulau Seliu.

“Ya, atas kejadian itu korban mengalami patah gigi depan sebanyak satu buah dan luka memar di paha sebelah kiri serta lecet-lecet di bagian lutut kaki,” ujar AKP Karyadi.

Pada saat itu korban Kusyati baru pulang dari Tanjungpandan dengan menggunakan kapal. Setiba di dermaga Pulau Seliu, korban mengajak anak pelaku untuk pulang bersama.

“Mendengar hal itu, sang istri pelaku Nur langsung melarang anaknya untuk ikut bersama korban. Hingga, terjadilah ribut-ribut kecil diantara mereka,” katanya.

Saat mendengar keributan tersebut pelaku langsung berkata kepada korban mengenai perasaannya terhadap korban. Bahwa dirinya telah lama tidak menyukai sikap korban.

“Aku la lamak serik dengan kau” (aku sudah lama benci sama kamu),” ujar pelaku kepada korban.

“Jadi, pelaku langsung menyerang korban dengan cara memukul wajahnya yang mengakibatkan korban langsung terjatuh, serta menginjak dan menendang kaki korban,” ungkap AKP Karyadi.

Kemudian, kejadian itu langsung dilerai warga setempat. Saat ini pelaku juga telah ditetapkan menjadi tersangka dan dilakukan penahanan di Mapolsek Membalong.

“Akibat perbuatannya, pelaku kita kenakan Pasal 351 Ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan dan telah kita lakukan penahanan di sel tahanan Polsek Membalong,” pungkasnya. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *