Satreskrim Polres Belitung Amankan 2 Orang Penambang Di Aliran Das Cerucuk, Pemilik Masih Dalam Pencarian

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Jajaran Unit Tipidter Satreskrim Polres Belitung menertibkan aktivitas penambangan mineral timah ilegal jenis rajuk menggunakan Ponton di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cerucuk, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Sabtu (29/01/2022) lalu.

Adapun polisi mengamankan 2 mesin robin hisap air dan tanah, 1 mesin pompa hisap tanah, 1 unit sakan, 1 set rajuk beserta pipa, 1 set pipa hisap tanah, 1 unit wing, 1 unit sotong, 1 buah cangkul, 11 lembar karpet dan 15 buah drum plastik.

Bacaan Lainnya

Selain itu, pihak kepolisian telah menetapkan dua tersangka yakni Herman Mubarok (46) dan Muhammad Ridwan (19) yang merupakan warga Kecamatan Tanjungpandan, pada Minggu (30/01/2022).

Penetapan tersebut, usai Unit Ditipdter Satreskrim Polres Belitung melakukan gelar perkara, didapat fakta bahwa kedua tersangka merupakan penambang yang melakukan aktifitas tambang ilegal.

Kasubsi Penmas Si Humas Polres Belitung Ipda Belly Pinem mengatakan, kronologis kejadian pada Sabtu (29/01/2022) pukul 14.30 Wib. Adanya laporan, terkait dugaan aktifitas penambangan timah ilegal di DAS Cerucuk.

Setelah itu, polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Saat tiba, terlihat satu set Ponton Rajuk yang sedang beroperasi aktifitas penambangan ilegal.

“Jadi, polisi langsung menghentikan aktifitas penambangan. Serta, untuk pekerja beserta peralatan tambang telah dibawa ke Mapolres Belitung,” ujar Ipda Belly Pinem kepada inspirasiberita.com, Senin (31/01/2022).

Ia menambahkan, pihaknya juga sedang melakukan pencarian terhadap seseorang berinisial Hendi yang diduga pemilik tambang tempat kedua tersangka beroperasi.

“Saat ini kedua tersangka telah di amankan di Mapolres Belitung guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *