Sanem Akan Sikat Seluruh Tambang Ilegal, Terutama Terkait Suntik Menyuntik

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Bupati Belitung Sahani Saleh menegaskan komitmen untuk menertibkan penambangan timah ilegal tanpa izin, dengan dilakukan penegakkan hukum.

Hal ini dikatakannya, setelah melakukan rapat koordinasi bersama semua unsur Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkopimda) Kabupaten Belitung di ruang rapat Bupati, pada Rabu (02/02/2022).

Bacaan Lainnya

“Karena untuk izin memberikan penambangan tidak ada di kewenangan kita, tapi dalam ini kita ada kewenangan peraturan daerah yang di atur dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW),” ujar Sahani Saleh kepada inspirasiberita.com, Rabu (02/02/2022).

Dijelaskannya, pihaknya juga telah berkomitmen dengan Kapolres, Dandim, Danlanud, Ketua DPRD, dan semua unsur Forkopimda Kabupaten Belitung untuk menertibkan semua jenis tambang ilegal.

“Jadi, apabila nanti ada tambang apapun di luar RTRW itu, akan kita lakukan penegakan hukum, kita sudah kerja sama dengan pihak Kepolisian, Satpol PP, Kejaksaan, semuanya lengkap,” katanya.

Ia menambahkan, dalam RTRW sudah jelas di atur wilayah Tanjungpandan sejak tahun 2020 tidak ada dilakukan penambangan, kecuali yang masih aktif yaitu tambang kaolin.

Apalagi, penambangan timah ilegal jenis suntik- menyuntik akan ditertibkan. Karena, di dalam RTRW tidak ada Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

“Ya, dalam RTRW se-Belitung ini sudah tergambar dimana wilayah pertambangan, wilayah hutan pantai, hutan Lindung, dan segala macam lainnya. Jika ada akan kita sikat,” ungkap Sahani Saleh.

Di samping itu, pihaknya terlebih dahulu akan memberikan himbauan terkait peraturan daerah RTRW melalui Satpol PP, kepala desa, kepala dusun hingga ketua RT.

“Tetap akan kita himbau terlebih dahulu. Namun, kalau para penambang masih melanggar ini hukum akan kita tegakkan,” pungkasnya. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *