Nelayan Kapal Panah Meninggal Dunia, Miliki Riwayat Sakit Lambung

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) dari kapal ikan atau panah meninggal dunia ditengah laut yang menepi di Pelabuhan Perikanan, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, pada Minggu (13/03/2022) 12.00 Wib.

Identitas korban yakni A Wahid (54) merupakan warga Dusun Kaung Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Bacaan Lainnya

Kasatreskrim Polres Belitung Iptu Edi Purwanto mengatakan, diketahui bahwa seorang ABK kapal yang berada di pelabuhan telah meninggal dunia diakibatkan mempunyai riwayat penyakit lambung.

Ia menjelaskan, kronologis kejadian berawal pada Rabu (09/03/2022) pukul 10.00 Wib, kapal ikan berangkat dari pelabuhan Tanjungpandan pergi melaut mencari ikan sekitar 70 Mil dari pantai.

“Dimana, sebelum pergi melaut korban telah mengeluh tentang lambungnya yang sakit pada malam hari sebelum keberangkatan. Namun, korban memaksakan diri untuk pergi bekerja dengan menahan rasa sakit,” ujar Iptu Edi Purwanto kepada inspirasiberita.com, Minggu (13/03/2022).

Selanjutnya, pada hari kejadian pukul 04.00 Wib, anak korban yakni Kista (24) berniat untuk memberikan teh kepada ayahnya untuk diminum sebelum beraktivitas.

“Anak korban sempat memanggil ayahnya yang sedang tidur “pak, pak, bangun pak.. shalat subuh”. Tetapi, beberapa panggilan korban tidak bangun,” katanya.

Lantas, anak korban pun mengecek kondisi ayahnya yang telah mengeluarkan buih dalam mulutnya dan tubuh korban juga telah membujur kaku.

Setelah itu, anaknya meminta bantuan kepada ABK yang lain untuk memastikan kondisi korban dan memulai untuk merapat ke wilayah pelabuhan Tanjungpandan, serta mengabarkan Aho dan Udin yang merupakan pengurus.

“Kapal tiba di pelabuhan Tanjungpandan pukul 11.00 Wib, dan langsung dibawa ke RSUD H Marsidi Judono untuk dilakukan visum et refertum,” ungkap Iptu Edi Purwanto.

Menurut hasil visum, serta dilakukan pemeriksaan, bahwa korban meninggal dunia akibat penyakit yang di alami sebelum korban meninggal dunia.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan terhadap korban, dan dari pihak keluarga korban menyatakan bahwa tidak akan melakukan autopsi dan akan segera dimakamkan,” pungkasnya. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *