Terjadi Kelangkaan, Gubernur Babel Cek Stok LPG Di SPBE Desa Juru Sebrang

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengecek stok LPG di SPBE milik PT Bukit Intan Sejahtera Sentosa di Desa Juru Sebrang Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Rabu (16/03/2022) siang.

Pengecekan ini antara lain, menyikapi kelangkaan gas LPG yang dirasakan oleh masyarakat Pulau Belitung selama beberapa hari terakhir.

Bacaan Lainnya

Sesampainya, Gubernur bersama Kabag Ekonomi dan Pembangunan Heru, berdiskusi dengan pihak PT Bukit Intan Sejahtera, perwakilan Pertamina, GM IPC Tanjungpandan, dan Kepala KSOP Kelas IV Tanjungpandan.

Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman mengatakan, pihaknya akan berdialog kepada Pertamina untuk rencana pengiriman gas dan penambahan kuota.

Ia menjelaskan, terkait masalah kelangkaan ini terdapat dua kendala yang dihadapi Belitung diantaranya dari segi pendistribusian dan kekurangan kuota itu sendiri.

“Mudah-mudahan pengiriman gas akhir Minggu ini bisa berjalan lancar, dan khusus untuk penambahan kuota ini kami akan via surat terlebih dahulu dengan Dirjen Migas,” ujar Erzaldi Rosman kepada inspirasiberita.com, Rabu (16/03/2022).

Dimana, setelah pembukaan SPBE di Belitung, pengirim LPG menggunakan kapal skid tank dengan kapasitas 131 MT perminggu. Sehingga, perwakilan Pertamina di Belitung harus membagi kuota untuk kebutuhan satu pulau.

“SPBE ini mempunyai kapasitas 480 MT untuk yang subsidi, sedangkan non subsidi kapasitasnya 120 MT. Sebetulnya kita ini punya kapasitas untuk menampung 600 Mextric Ton (MT),” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya akan mendorong Pertamina untuk melakukan pengiriman menggunakan kapal tongkang dengan kapasitas 480 MT.

“Pengiriman melalui tongkang sudah pernah diuji coba dan semua perizinan telah terpenuhi. Insyaallah, akhir Minggu ini akan dikirim suplai gas menggunakan tongkang,” jelas Erzaldi Rosman.

Ia menambahkan, permasalahan kedua di Belitung ini telah terjadi over kuota subsidi LPG semenjak bulan Januari, Februari, dan Maret 2022 sekitar lima persen.

Tentunya, pihak Pertamina di Belitung harus melaporkan kelebihan tersebut untuk dipertanggungjawabkan nantinya kepada pemerintah.

“Untuk penambahan kuota, insyaallah besok saya akan berkirim surat kepada Pertamina sekaligus berdialog via telepon, untuk memantapkan lagi pengiriman akhir Minggu ini dan penambahan kuota,” ungapnya.

Dirinya menilai, kelebihan kuota LPG subsidi di Belitung suatu kewajaran, karena sebelumnya pengisian LPG di Pulau Bangka dan dikirim menggunakan kapal kayu dengan kapasitas kecil.

Maka dari itu, di Belitung sudah bisa mengisi di SPBE tentunya ini kuota akan bertambah, dan prosesnya akan lebih cepat.

“Kita berupaya meminta Pertamina menyuplai betul, karena kita berharap masyarakat tidak perlu panik, intinya gas tersedia terlebih dalam menghadapi bulan suci Ramadhan,” pungkasnya. (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *