Polres Belitung Lakukan Restoratif Justice Terhadap Kasus Pencurian Ikan Asin

TANJUNGPANDAN, inspirasiberita.com – Satreskrim Polres Belitung kembali melakukan Restoratif Justice terhadap kasus pencurian ikan asin di Desa Tanjung Binga Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, pada Senin (06/06/2022).

Satu orang pelaku ini bernama Sandi Antoni (27) dinyatakan bebas dari laporan yang telah di cabut oleh korban pemilik gudang ikan asin yakni Suanto (33) tanggal 26 Mei 2022 lalu.

Bacaan Lainnya

Dalam hal ini, korban telah memaafkan perbuatan pelaku setelah adanya kesepakatan antara korban dan pelaku untuk berdamai yang berlangsung di Mapolres Belitung.

Kasatreskrim Polres Belitung Iptu Edi Purwanto mengatakan, bahwa pihaknya melakukan restoratif justice atas kasus tersebut setelah mempertimbangkan berbagai hal.

“Ya, salah satunya kita pertimbangkan pertama berdasarkan peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2021 serta pelaku bukan residivis dan adanya perdamaian kedua belah pihak,” ujar Iptu Edi Purwanto kepada inspirasiberita.com, Selasa (07/06/2022)

Ia menjelaskan, kasus pencurian tersebut pertama kali diketahui oleh korban ada Minggu (22/05/2022) pukul 20.00 Wib. Saat pelapor pergi ke gudang untuk mengecek ikan asin, namun ternyata ada sebagian yang hilang sebanyak 60 kilogram.

Selanjutnya, ditemukan bahwa adanya warga yang membeli ikan asin teri tersebut dari pelaku. Di mana, ikan asin itu korban produksi untuk dikirimkan ke Jakarta dan tidak diperjualbelikan di Pulau Belitung.

Iptu Edi Purwanto menambahkan, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil sebesar Rp 1,2 Juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Belitung.

“Ya, alhamdulillah kasus ini bisa berakhir damai oleh kedua belah pihak dan persyaratan telah terpenuhi untuk dilakukan restoratif justice atau keadilan justice,” pungkasnya (Ozi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *