Tidak Miliki Perizinan, Budidaya Sarang Burung Walet Semeraut di Tengah Kota Tanjungpandan

Belitung, Inspirasiberita | Daerah – Budidaya penangkaran burung walet begitu banyak terlihat di seputaran pusat Kota Tanjungpandan Kabupaten Belitung. Bahkan, tidak hanya diseputaran Kota, di setiap Daerah di Kabupaten Belitung, hampir terdapat gedung penangkaran/budidaya sarang burung walet.

Bangunan ini, tidak memiliki perizinan yang sesuai dengan peruntukannya. Meski begitu, pemerintah Kabupaten Belitung mendapat PAD dari bisnis penangkaran sarang burung walet ini hingga puluhan juta rupiah setiap tahunnya. Pada 2020, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari obyek pajak sarang burung walet ini sebesar Rp 80 juta.

Bacaan Lainnya

Kasi Tata Ruang dan Jasa Kontruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Belitung, Darmawan mengatakan peraturan daerah (Perda) tata ruang terkait pembangunan sarang burung walet ini belum ada untuk wilayah Kabupaten Belitung.

Pengusaha penangkaran/budidaya sarang burung walet ini rata-rata mengajukan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) hanya untuk gudang dan bukan untuk gedung usaha penangkaran/budidaya sarang burung walet.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *