Kabag Tapem Setda Kabupaten Belitung Diperiksa Jaksa, Bantah Terima Uang Dari Tersangka MY Kepada Wartawan

Belitung, Inspirasiberita | Daerah – Kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) penguasaan fasilitas publik berupa lapangan sepak bola Paal Satu Kelurahan Paal Satu Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung, terus bergulir. Meski telah ada dua orang yang ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini, pemeriksaan masih terus berlanjut.

Dalam kasus dugaan tipikor ini Kejaksaan Negeri Belitung, telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang yang juga diduga terlibat dalam penerbitan Surat Keterangan  Tanah (SKT) yang akhirnya menimbulkan kerugian negara.

Bacaan Lainnya

Dari pemeriksaan dua orang tersangka itu, penyidik Kejari Belitung  mendapati kemana saja aliran dana uang korupsi yang berjumlah ratusan juta rupiah itu.

Dari sekian banyak pihak yang telah diperiksa, diantaranya ada Camat Tanjungpandan, Kepala Bagian Tata Pemerintah ( Kabag Tapem) Sekertariat Daerah Kabupaten Belitung, dan seorang ASN di lingkungan pemprov Bangka Belitung.

Inspirasiberita mencoba melakukan klarifikasi terhadap beberapa orang dan yang baru bisa dikonfirmasi saat ini yaitu, Kabag Tapem Setda Kabupaten Belitung Oscar Prima. Ia pun membenarkan bahwa dirinya dipanggil dan diperiksa kejaksaan sebagai saksi terkait penguasaan fasilitas publik dalam kasus Tipikor ini.

Meski begitu, Oscar Prima, enggan membeberkan apa saja materi yang ditanyakan oleh penyidik Kejari Belitung terhadap dirinya. Sebab, hal itu merupakan kewenangan dari pihak penyidik Kejari Belitung.

“Aduh maaf, soal materi pemeriksaan saya itu tidak bisa di ini dari mereka-meraka itu, orang kejaksaannya yang bilang. Jadi materi pemeriksaannya sesuai berkas,” ujar Oskar kepada Inspirasiberita, Senin (18/03/2024).

Ketika dikonfirmasi terkait adanya dugaan aliran uang Rp 20 juta kepada dirinya dari salah satu tersangka MY, Oscar Prima membantah hal tersebut.

“Tidak ada lah, saya juga tidak pernah ngomongin masalah uang sama Yusuf. Saya juga tidak diperiksa masalah itu, dari kejaksaan, gak ada masalah itu,, materinya, materi kejaksaan, gak boleh dibahas,” jelas Oscar Prima.

Ia meminta, untuk tidak menanggapi kabar yang tidak memiliki bukti. Sebab hal itu merupakan kabar yang tidak benar, dan sebatas obrolan di warung Kopi.

“Kalau masalah isu, berkembang tidak karuan, jangan di inilah, kalau gak ada bukti gak ada apa, jangan ditanggapin. Masalah isu ini, hanya obrolan warung kopi,” ungkapnya. (Dodi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *